BERITA & TULISAN
Kategori :


Angklung, Media Pendidikan dan Hiburan Anak

19/12/2018     Artikel         Administrator


Belajar di sekolah terkadang menjadi hal yang tidak menarik bagi anak terlebih ketika anak merasa bosan. Anak cenderung lebih senang berlama-lama dibilik warnet atau bahkan rela duduk berjam-jam didepan layar smartphone orang tuanya untuk bermain game. Pendidikan bagi anak menjadi sesuatu yang membosankan, sedangkan bermain game online adalah hal yang sangat menyenangkan dan membuatnya terhibur. Berdasarkan gambaran tersebut maka pantaslah bila kita gunakan sebuah ungkapan “pendidikan harus menghibur, hiburan harus mendidik”. Sifat dari pendidikan adalah membuat orang menjadi lebih baik,sedangkan sifat hiburan membuat orang merasa senang dan terhibur.

Kombinasi diatas diracik menjadi suatu komposisi yang pas dalam pembelajaran angklung di SD Negeri Sukamulya, Bungursari. Pembelajaran angklung dilaksanakan dalam wadah ekstrakulikuler seni di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler seni dilaksanakan secara berkesinambungan sertiap pekan. Ekstrakurikuler musik ini dibimbing oleh Angga Maulana yang merupakan alumni UPI Kampus Tasik dan UKM Teacher Music Community. Meski sudah lulus, namun tetap berkarya dan mengabdi.

Melalui pembelajaran angklung, siswa dididik untuk dapat lebih disiplin, dapat bekerjasama dengan yang lain, juga bertanggung jawab. Selain itu, kemampuan anakpun diasah untuk menjadi lebih baik dan halus terkhusus dalam kemampuan musikalnya. Disisi lain, anak juga disajikan dengan kemasan musik yang menarik untuk dimainkan menggunakan angklung. Sehingga, selama anak belajar angklung, anak merasa senang, terhibur dan tentunya tidak mudah bosan. “Dengan adanya ekstrakurikuler seni, diharapkan dapat mengarahkan siswa pada hal-hal positif dan menambah fasilitas dan wadah belajar siswa.Mengingat rasa penasaran anak itu sangat tinggi, sehingga perlu diarahkan pada kegiatan positif agar menjadi lebih bermakna, terlebih dapat menghasilkan prestasi”, tutur Noneng Rosnati, Kepala SD Negeri Sukamulya.

Pada Festival Literasi 2018 Kota Tasikmalaya, 11 Desember 2018 lalu, tim angklung SD Negeri Sukamulya berkesempatan unjuk kebolehan sebagai wakil dari wilayah barat (bungursari-mangkubumi). Membawakan sepasang lagu Tanah Airku dan Peuyeum Bandung yang diracik sedemikian rupa oleh Angga, permainan angklung siswa/i SD Negeri Sukamulya mengundang decak kagum dan berhasil mencuri hati para apresiator. Disisi lain, siswa/i yang tergabung dalam penampilan tersebut merasa senang dan bangga bisa bermain angklung dihadapan umum, terlebih acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Tasikmalaya.

            Dengan demikian, pembelajaran angklung dapat menjadi salah satu prototype dimana pendidikan dilakukan sebagaimana mestinya, namun tidak melupakan sisi fitrah siswa sebagai anak-anak yang menyukai sesuatu yang menyenangkan dan menghibur. Apresiasi dalam berbagai bentuk patut diberikan kepada setiap siswa sebagai motivasi untuk dapat belajar lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

(Red)







Peringatan hari lingkungan hidup se-mapala Jawa Barat
Pada tanggal 6-7 Juli 2019 perwakilan dari MAPAK RAYA UPI Kampus Tasikmalaya ...
  29/08/2019 | Selengkapnya »
LABORATORY COMMUNITY PGSD UPI KAMPUS TASIKMALAYA GELAR LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DAN PROSESI SERAH TERIMA JABATAN
Sebuah peristiwa akan terus terngiang dalam benak setiap insan. Terlebih momen-momen yang ...
  20/12/2018 | Selengkapnya »
PRA-KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR 2018 (Pra-KMD 2018)
Dalam rangka persiapan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar atau KMD yang ...
  20/12/2018 | Selengkapnya »

Info & Berita Lainnya

Baca juga Informasi Lainnya di Website UPI Kampus Tasikmalaya

Galery Photo

UPI KAMPUS TASIKMALAYA


UPI Kampus Tasikmalaya - UPI

UPI Kampus Tasikmalaya

Sidang Yudisium Gelombang 2 -

Sidang Yudisium Gelombang 2