BERITA & TULISAN
Kategori :


TANJAKAN PINTAR : PERLUAS GERNAS BAKU & LAHIRKAN PENULIS CILIK

31/07/2018     Kelembagaan         Administrator


Abad ke-21 Membutuhkan kemampuan anak-anak untuk berfikir kritis, kreatif,  komunikatif, dan mampu berkolaborasi.  Abad inipun menuntut  orang tua untuk mendampingi anak-anaknya mampu menguasai kecakapan beragam literasi (multiliterasi) antara lain: (1) Baca-Tulis; (2) Numerasi; (3) Pengetahuan alam (Sains); (4) Keuangan (Finansial); (5) Digital, (6) Budaya dan Kewargaan. Akan tetapi Hasil survei penilaian siswa pada PISA 2015 menunjukkan bahwa Indonesia berada di urutan ke 64 dari 72 negara. Kemudian Menurut survei BPS tahun 2015, 91,47% anak usia sekolah lebih suka menonton televisi dan hanya 13,11%  suka membaca. Mendapati hal demikian pada 5 Mei 2018 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan program GERNAS BAKU (Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku) guna meningkatkan peran serta orang tua dalam menumbuhkan minat baca pada anak-anak.

 

Permasalahan tersebut juga terjadi di Desa Karyawangi, berdasarkan penuturan Sekretaris Camat Kecamatan Salopa pada saat Penerimaan Partisipan KKN UPI Kampus Tasikmalaya 2018, IPM masyarakat kecamatan Salopa masuk dalam kategori rendah. Begitupun Kepala Desa Karyawangi, Bapak Agus Rizaludin menuturkan masih banyak masyarakat Desa Karyawangi belum sepenuhnya memahami urgensi pendidikan, sehingga banyak orang tua tidak mengikutsertakan anaknya untuk memperoleh layanan Pendidikan Anak Usia Dini dan merasa cukup dengan memperoleh pendidikan sampai jenjang Sekolah Dasar. Berdasarkan penuturan salah satu tenaga pengajar di Lembaga PAUD Dusun Margajaya tercatat ada 70 orang Balita, namun kurang dari 10 orang anak diikutsertakan dalam Pendidikan Anak Usia Dini oleh orang tuanya, karena belum memahami urgensi Pendidikan Anak Usia Dini dan faktor biaya. Begitupun penuturan salah satu Guru di Lembaga Sekolah Dasar Dusun Margajaya, mayoritas siswanya memilih langsung bekerja setelah lulus dari jenjang sekolah dasar dan mayoritas kurang senang membaca. Hal ini terjadi akibat lemahnya motivasi dari orang tua sehingga budaya literasi belum menjadi kebutuhan primer untuk menunjang pengembangan pendidikan.

Mendapati permasalahan tersebut, berbagai disukusi dilakukan oleh Kelompok 12 KKN UPI Kampus Tasikmalaya bersama pihak Pemerintah Desa, sekolah, PKK, Posyandu dan Pemuda Karang Taruna Dusun Margajaya, Desa Karyawangi hingga diperoleh gagasan solutif berkelanjutan berupa program Taman Baca Masyarakat ‘Tanjakan Pintar’ sebagai upaya mengembangkan salah satu kecakapan literasi, yakni Baca-Tulis.

TBM ‘Tanjakan pintar dibuka pada 27 Juli 2018 Pukul 13.00 WIB bertempat di halaman SD Negeri Margajaya. Kegiatan diawali dengan Prakata dari Hilman Abdurahman sebagai Ketua Kelompok 12, dilanjutkan dengan pemaparan rincian kegiatan serta tujuan program TBM ‘Tanjakan Pintar’ oleh Eli Apriyaningsih sebagai Sekretaris Kelompok 12. Kemudian, dilanjutkan dengan memperkenalkan lagu GERNAS BAKU oleh Sri Utami dan Syifa Khoeriyatul Ummah untuk memacu semangat. Dihadiri oleh Sekretaris Karang Taruna Dusun Margajaya, Perwakilan Guru SD Negeri Margajaya beserta puluhan anak usia sekolah dasar dan para orang tua antusias mengikuti kegiatan ini, dan langsung menyerbu puluhan buku bacaan.

Program ini dilaksanakan rutin setiap hari Jum’at dan Minggu. Bekerjasama dengan Karang Taruna Dusun Margajaya  dan didukung penuh oleh Kepala Dusun Margajaya Bapak Iing Supriatna. Kepala Desa Karyawangi, Bapak Agus Rizaludin mengatakan “Diharapkan melalui program ini Dusun Margajaya dapat menjadi Dusun Percontohan dalam pengembangan Taman Baca Masyarakat di Desa Karyawangi”. Beliaupun menuturkan program ini sejalan dengan Visi dan Misi Desa Karyawangi, yakni meningkatkan budaya literasi masyarakat.

Taman Baca Masyarakat ‘Tanjakan Pintar’ tak sekedar menjadi tempat masyarakat untuk membaca buku, program ini berisi beberapa kegiatan, diataranya GERNAS BAKU (Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku) dengan subjek sasaran Anak Usia Dini beserta para orang tua. Sebagaimana tujuan program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, diharapkan melalui kegiatan ini dapat tercipta hubungan sosial-emosi antara anak dan orang tua sehingga tercipta motivasi pada anak dan orang tua untuk dapat memperoleh kesejahteraan hidup melalui pendidikan.

Kemudian, diadakan pula Bimbingan Menulis untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Anak diarahkan untuk mampu percaya diri mengungkapkan hasil bacaannya melalui tulisan, baik berupa Cepen, Puisi, maupun karya tulis lainnya. Sebagai pengaplikasian kecakapan menulis setelah dilakukan bimbingan, pada tanggal 10 Agustus 2018 akan diadakan ‘Petualangan Wawancara’. Dalam ‘Petualangan Wawancara’ anak diintruksikan untuk mewawancarai tokoh-tokoh masyarakat, mulai dari Kepala Dusun, Pak RT, Pak RW, Guru, Ustadz/Ustadzah, Petani Cangkaleng, Tukang Nyadap Kawung, Pengolah Gula Aren, Pemuda Karang Taruna dan semua lapisan masyarakat sebagai bahan tulisan mereka. Data perolehan wawancara tersebut oleh anak dikembangkan menjadi karya tulis berupa Cerita Pendek (Cerpen). Kemudian oleh KKN Kelompok 12 dihimpun menjadi sebuah Buku Ontologi Cerpen bertajuk ‘Kisah Anak Tanjakan Margajaya’

Loh, kenapa ‘Anak Tanjakan’? Sebab setiap kali kami mengeksplor dusun Margajaya, sejauh mata memandang yang terlihat selalu tanjakan dan tanjakan lagi. Sehingga kami terinspirasi oleh perjuangan anak-anak disini, setiap hari tak lelah menempuh banyak jalan tanjakan demi dapat pergi ke sekolah, pengajian dan mengikuti program TMB ‘Tanjakan Pintar’.

Melihat semangat dari anak-anak dan para orang tua di Dusun Margajaya membuat kami, KKN Kelompok 12 pun turut bersemangat mengembangkan Program Taman Baca Masyarakat ‘Tanjakan Pintar’. Mari ikut merasakan semangat mereka dengan menjadi bagian dari Donatur Buku untuk bacaan anak-anak Dusun Margajaya. – Eli Apriyaningsih (KKN Kelompok 12)

 

One Book For Tanjakan Pintar.

Contact Person :          0852-2296-1933 (Hilman Abdurahman)

                                    0822-1897-8007 (Eli Apriyaningsih)

                                    0813-2472-8928 (Reni Yulianti)







E-learning dalam PAUD
Bandung, Jumat, 21 September 2018 Kepala dan Guru TK Labschool UPI Kampus ...
  26/09/2018 | Selengkapnya »
Pelatihan Guru PAUD Se-Kecamatan Gunungtanjung “Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD melalui Kegiatan Joyfull Learning”
Gunungtanjung, Senin 13 Agustus 2018 telah dilaksanakan kegiatan pelatihan Guru PAUD Se-Kecamatan ...
  14/08/2018 | Selengkapnya »
Kubangsari Parenting
Rabu 8 Agustus 2018 kemarin, Mahasiswa Peserta KKN UPI Kampus Tasikmalaya menyelenggarakan ...
  14/08/2018 | Selengkapnya »

Info & Berita Lainnya

Baca juga Informasi Lainnya di Website UPI Kampus Tasikmalaya

Galery Photo

UPI KAMPUS TASIKMALAYA


Diesnatalis UPI - UPI

Diesnatalis UPI

UPI Kampus Tasikmalaya - UPI

UPI Kampus Tasikmalaya