PGSD UPI Tasikmalaya dan HDPGSDI Teken IA untuk Akselerasi Penelitian Deep Learning dan AI di Pendidikan Dasar

Surabaya, 10 Oktober 2025 – Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya dan Himpunan Dosen PGSD Indonesia (HDPGSDI) meresmikan kerja sama strategis melalui penandatanganan Implementation of Agreement (IA). Kemitraan ini ditujukan untuk memacu inovasi akademik, terutama dalam bidang teknologi pendidikan masa depan.

Penandatanganan IA ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025, di Hotel Ciputra World Surabaya, di sela-sela momen pertemuan HDPGSDI. IA ditandatangani oleh Dr. Ghullam Hamdu, M.Pd., Ketua Program Studi S1 dan S2 PGSD Kampus UPI Tasikmalaya, dan Putri Rachmadyanti, S.Pd., M.Pd., Ketua Pelaksana konferensi, mewakili UPI Tasikmalaya. Sementara itu, dari pihak mitra, IA ditandatangani oleh Dr. Widya KarmilaSari Achmad, M.Pd., selaku Ketua Umum HDPGSDI.

Fokus Implementasi: Deep Learning dan AI

Implementasi utama IA ini adalah keikutsertaan dosen dalam The 2nd International Conference on Innovation in Elementary Education (ICoIEE) 2025, yang mengusung tema relevan dengan disrupsi teknologi: “Deep Learning and AI in Elementary School Education.”

Dr. Ghullam Hamdu menegaskan bahwa tema konferensi ini sangat krusial. “Kami berharap IA ini mampu mendorong PGSD S1 Tasikmalaya untuk terlibat lebih jauh dalam penelitian lanjutan di bidang Artificial Intelligence sebagai media pembelajaran masa depan di sekolah dasar,” ujarnya.

Jalur Publikasi Internasional dan Peningkatan Kapasitas

Dr. Ghullam Hamdu, M.Pd. (pertama dari kiri), Prof. Dr. Karlimah, M.Pd. (ketiga dari kiri) dan Agnestasia Ramadhani P, M.Pd. (keempat dari kiri), dosen yang terlibat dalam IA antara HDPGSDI dan PGSD Kampus UPI Tasikmalaya

IA ini memfasilitasi penelitian dosen mulai dari diseminasi hingga publikasi ilmiah. Output yang ditargetkan adalah publikasi dalam Proceeding ICoIEE 2025 yang bereputasi, serta peningkatan jalinan kerja sama antar prodi di Indonesia.

Dr. Widya KarmilaSari Achmad dari HDPGSDI menambahkan bahwa kemitraan ini bertujuan ganda. “Selain akselerasi publikasi ilmiah, IA ini mencakup workshop penulisan artikel dan pengelolaan jurnal. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan AI dan Deep Learning ke dalam kurikulum PGSD, sekaligus memperkuat jejaring riset internasional,” pungkasnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini PGSD Kampus UPI Tasikmalaya juga melakukan penjajakan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi lainnya, seperti penandatanganan PKS dengan Departemen PGSD Universitas Negeri Padang di Bidang Penelitian dan Pendidikan. Serta penjajakan kerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya, Universitas PGRI Semarang dan Universitas Kristen Indonesia Toraja untuk menyelenggarakan kerja sama di bidang pendidikan.

Kerja sama strategis ini secara langsung mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menyediakan inovasi pembelajaran berbasis teknologi canggih, serta SDG 17 (Kemitraan) dalam membangun aliansi riset yang futuristik. (ARP)