SEMINAR KESEHATAN MENTAL 2025 KAMPUS UPI DI TASIKMALAYA

Jumat, 24 Oktober 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya dan UKM KSR PMI Unit Kampus UPI di Tasikmalaya bekerjasama mengadakan kegiatan Seminar Kesehatan Mental. Tema dari kegiatan ini yaitu “Emotional Headquarters: Setiap Emosi Punya Peran, Setiap Perasaan Berharga”. Kegiatan ini ditujukan untuk mengedukasi peserta tentang dasar-dasar kesehatan mental dan pentingnya mengelola emosi. Selain itu, seminar ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran bahwa semua emosi itu wajar dan berharga, bukan sesuatu yang harus disembunyikan atau ditekan.

Para peserta, narasumber, dan tamu undangan diwajibkan mengisi daftar hadir sebagai bukti kehadiran. Terdapat 316 peserta yang hadir pada acara seminar kesehatan mental yang terdiri dari kalangan mahasiswa Kampus UPI Tasikmalaya. Acara Seminar Kesehatan Mental dibuka secara resmi pada pukul 13.19 hingga 13.40 WIB dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut: 1) Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, 2) Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars PMI, dan Mars UPI, 3) Sambutan Pembina KSR PMI Unit Kampus UPI di Tasikmalaya, 4) Sambutan Perwakilan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sekaligus Membuka Acara, 5) Pembacaan Do’a.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan CV Moderator dan serah terima acara pada pukul 13.45 hingga 13.48 WIB. Sesi pematerian inti dimulai dengan materi pertama oleh dr. Mutiara Utami, SpKJ. mengenai “Isu Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa dan Cara Penanggulangannya” pada pukul 13.53 hingga 14.22 WIB. Pematerian kedua dilanjutkan pada pukul 14.22 hingga 15.00 WIB dengan topik “Seni Mengelola Stres Melalui Self-Compassion”. Seluruh sesi pematerian diakhiri dengan sesi diskusi dan konseling bagi para peserta.

Selain seminar, kegiatan ini juga mencakup Layanan Donor Darah yang diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial untuk menyediakan persediaan darah bagi yang membutuhkan. Layanan donor darah dilaksanakan atas kerja sama panitia dengan PMI Kota Tasikmalaya. Target kegiatan ini adalah mahasiswa Kampus UPI di Tasikmalaya dan masyarakat umum. Terdapat 18 pendaftar donor darah yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Kampus UPI Tasikmalaya.

Kegiatan ini jadi pengalaman yang menyenangkan dan berharga. Melalui seminar ini, peserta dapat membuka pemahaman bahwa setiap emosi yang dirasakan mempunyai makna dan perlu diterima, bukan ditekan. Materi dari para pemateri juga terasa sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa, terutama tentang pentingnya mengenali stres dan belajar memaafkan diri sendiri melalui self-compassion. Selain itu, kegiatan donor darah turut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan mental dan fisik bisa berjalan beriringan, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan Seminar Kesehatan Mental ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, yaitu Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian integral dari kesejahteraan hidup. Melalui seminar ini, peserta mendapatkan edukasi tentang cara mengenali, mengelola, dan mencegah gangguan kesehatan mental serta membangun lingkungan yang mendukung kesehatan psikologis. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG nomor 4 (Quality Education) karena memberikan pembelajaran non-formal melalui penyampaian materi ilmiah dan interaktif terkait isu kesehatan mental. Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga ahli, dan masyarakat, kegiatan ini turut memperkuat SDG nomor 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun sinergi lintas sektor untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan mental. (KSR/TP)