Tasikmalaya, 10 September 2024 – Kampus UPI Tasikmalaya Bersama Direktorat Sistem Teknologi dan Informasi (DSTI) Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pelatihan IC3 – Digital Literacy Certification Preparation. IC3 (Internet and Computing Core Certification) merupakan sertifikasi keahlian umum penggunaan Komputer dan Teknologi Internet (ICT) dengan standar global dan relevan untuk tenaga kerja dan pendidikan global. IC3 dibuat oleh Certiport (www.certiport.org) bagian dari perusahaan terkemuka Pearson yang menyediakan program sertifikasi dan solusi pelatihan untuk lembaga pendidikan, pencari kerja, dan perusahaan teknologi yang dapat diakses melalui lebih dari 12.000 Pusat Pengujian Resmi Certiport di seluruh dunia.

Di lingkungan kerja, pegawai yang memiliki sertifikasi IC3 akan mempunyai kemampuan menyelesaikan pekerjaannya sehari-hari dengan tingkat efisiensi dan efektivitas di atas rata-rata. Hal ini akan mengurangi ketergantungan terhadap tim IT support dan menjadi salah satu dampak nyata dari program pengembangan keterampilan yang diberikan kepada karyawan. Bagi dunia pendidikan, sertifikasi guru dan siswa dengan IC3 menjamin mereka memahami dan mampu menggunakan perangkat komputer dan teknologi yang digunakan dalam proses belajar mengajar, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan efektif tanpa kesulitan teknis akibat ketidakmampuan menggunakan peralatan dan teknologi komputer.

Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Kampus UPI Tasikmalaya melalui Pembimbing Kemahasiswaa (Srie Mulyati, S.Pd., M.Pd.) berharap, melalui pelatihan IC3 ini mahasiswa siap menghadapi tantangan global yaitu revolusi industry and society 5.0. Pembimbing Kemahasiswaan berpesan agar kesempatan pelatihan ini diikuti dengan baik sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia pasca lulus.

Pelatihan IC3 dilaksanakan pada level 1 memuat 7 topik digital literacy, yaitu 1) Technology Basics, 2) Digital Citizenship, 3) Information Management, 4) Content Creation, 5) Communication, 6) Collaboration, dan 7) Safety and Security. Melalui topik ini, mahasiswa kemudian akan mempelajari secara mandiri sebelum mereka mengikuti post tes. Narasumber berharap semua mahasiswa lulus pada ujian nya, sehingga mahasiswa memiliki sertifikat keahlian pada bidang digital literacy. (HAZ)