Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi saksi perjalanan inspiratif dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) IDENTIC Universitas Pendidikan Indonesia. Pada acara penutupan yang berlangsung meriah, semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi sorotan utama.
Acara penutupan ini menjadi momen refleksi atas pencapaian program bertajuk “Sentralisasi Desa Wisata: Pendayagunaan Kebun Teh Berbasis Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Desa Taraju.” Selama program berlangsung, IDENTIC berhasil mengoptimalkan potensi kebun teh sebagai daya tarik wisata yang tak hanya meningkatkan perekonomian desa, tetapi juga memperkenalkan Desa Taraju sebagai destinasi wisata berbasis keberlanjutan.
Ketua tim PPK Ormawa IDENTIC, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Desa Taraju atas dukungan dan kolaborasi yang luar biasa. Program ini bukan hanya tentang kami yang belajar, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menciptakan perubahan positif,” ujarnya.
“Melalui program ini, kami merasa lebih dekat dengan generasi muda. Kehadiran mereka membawa ide-ide segar yang sangat membantu dalam mengembangkan potensi desa,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Taraju.
Dengan berakhirnya program PPK Ormawa IDENTIC di Desa Taraju, semangat untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat tetap menyala. IDENTIC berharap agar desa ini dapat melanjutkan program-program pemberdayaan secara mandiri dengan bekal pengetahuan dan strategi yang telah diterapkan.
Penutupan PPK Ormawa IDENTIC 2024 bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perubahan berkelanjutan. Mari kita jadikan semangat ini sebagai inspirasi untuk terus berkarya bagi kemajuan bangsa. Dari Desa Taraju, kita mulai langkah besar untuk Indonesia! (Dilardi Rmadhan)


