Dari Teori ke Praktik Workshop Montessori Play UPI Tasikmalaya Tawarkan Solusi Nyata bagi Pendidikan Anak

Workshop bertajuk “Montessori Play: Optimalisasi Potensi Anak Melalui Bermain” sukses digelar pada Sabtu, 11 Januari 2025 bertempat di Aula Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya. Kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi PGPAUD UPI Tasikmalaya bekerja sama dengan Teman Ibu Montessori School ini berhasil menarik antusiasme lebih dari seratus peserta, terdiri dari guru PAUD, mahasiswa, orang tua, serta pemerhati pendidikan anak usia dini. Workshop ini menghadirkan tiga narasumber luar biasa, yakni Rahmi Sri Awalanti, S.Kep., Ners., Dipl.Montessori (Founder Teman Ibu), Ryan Hara Permana, S.Kep., Ns., Mn (Dosen UNPAD sekaligus Founder Teman Ibu), serta Dr. Taopik Rahman, M.Pd (Dosen PGPAUD UPI Tasikmalaya).

Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali wawasan mendalam mengenai penerapan metode Montessori, mulai dari pengalaman langsung di lapangan, cara menangani anak dengan speech delay, hingga konsep lifelong learning dan pendekatan Montessori Islami berbasis fitrah anak. Tak hanya sesi pemaparan teori, workshop ini juga menyuguhkan aktivitas praktikum “Montessori Practical Life di Rumah”, di mana peserta secara langsung mempraktikkan teknik sederhana namun efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Suasana penuh semangat dan kehangatan tercipta dari interaksi aktif antara narasumber dan peserta.

Ketua Program Studi PGPAUD UPI Tasikmalaya, Dr. Gilar Gandana, M.Pd, turut memberikan apresiasi terhadap keberhasilan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa workshop ini menjadi momen penting dalam memperkaya perspektif pendidik terhadap pendekatan yang lebih humanis dan ilmiah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. “Montessori bukan sekadar metode, tapi sebuah filosofi mendalam yang menumbuhkan anak sebagai individu yang mandiri, percaya diri, dan cinta belajar. Ini selaras dengan semangat PGPAUD UPI dalam mencetak guru-guru masa depan yang reflektif dan inovatif,” tuturnya.

Kegiatan ini bukan hanya mempertemukan peserta dengan teori-teori penting dalam pendidikan anak usia dini, namun juga memberi ruang eksplorasi praktik yang dapat diterapkan secara langsung di rumah maupun lembaga PAUD. Keberhasilan Workshop Montessori Play ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih luas untuk mendekatkan metode pendidikan alternatif seperti Montessori kepada masyarakat, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas, inklusif, dan menyenangkan. [RAF]