ARSIA (Archipelago Malaysia X Indonesia) Membangun Jembatan Budaya melalui Serangkaian Kegiatan Multikultural

Archipelago Malaysia X Indonesia (ARSIA) di Malaysia, 14-21 Januari 2024. ARSI menghubungkan mahasiswa Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya, Universitas Bina Darma Palembang dan mahasiswa Malaysia dari UPSI Universiti Pendidikan Sultan Idris melalui berbagai kegiatan. Kegiatan ini dilakukan untuk menghormati keberagaman budaya, meningkatkan hubungan antarnegara, dan meningkatkan pengetahuan antara kedua negara.

Hari pertama ARSIA memiliki banyak kegiatan yang memberikan inspirasi dan mengundang peserta untuk berpartisipasi dalam pengalaman ilmiah yang menarik. International Joint Seminar adalah tempat di mana para peserta berbagi pengetahuan dan pengalaman dari berbagai bidang ilmu pengetahuan internasional, menciptakan momen kerja sama yang kaya akan gagasan. Acara pembukaan ARSIA berlangsung pada malam hari dengan sambutan hangat dan penampilan budaya yang memukau, membawa peserta ke dalam perayaan lintas budaya yang tak terlupakan. Peserta ARSIA diundang untuk mengunjungi kampus UPSI Universiti Pendidikan Sultan Idris selama Ekspedisi Intelektual Merentas Batas Budaya pada hari kedua. Kegiatan ini lebih dari sekadar tur kampus; itu membangun hubungan yang kuat antara siswa dan pendidik serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan kampus. Ini adalah saat di mana perbedaan budaya melampaui, menciptakan ikatan yang kuat di antara mereka yang berpartisipasi. International Symposium, sebuah platform di mana perwakilan dari Universitas Pendidikan Indonesia memberikan pernyataan tentang tema yang telah ditentukan, merupakan penanda hari ketiga ARSIA. Acara ini lebih dari sekadar presentasi; itu adalah ruang untuk bertukar ide dan perspektif antara kedua negara, menunjukkan kekayaan intelektual yang berkembang dalam lingkungan kerja sama ARSIA.

Selain itu, Colors Across Culture menjadi momen penting pertukaran budaya antara Indonesia dan Malaysia. Peserta ARSIA berpartisipasi dalam kegiatan KUO FORCE, membersihkan pantai di Malaysia sambil berinteraksi dengan nelayan lokal. Kebersamaan dalam kegiatan ini memperkuat ikatan persahabatan antar peserta ARSIA. Hari terakhir ARSIA diisi dengan kegiatan ScA – XPDC di pusat kota Malaysia. Peserta menjelajahi tempat-tempat ikonik seperti Pusat Sains Negara, Pasar Seni Kuala Lumpur, dan Menara Kembar Petronas, mendalami kekayaan dan keunikan budaya Malaysia.

Dua perwakilan mahasiswa Desain Produk Industri, Muhammad Fakhri Adha dan Santika Dewi Rinjani, berpartisipasi dalam ARSI. Santika berkomentar dengan senang hati, “Saya sungguh bersyukur dapat dipercaya untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Kami menikmati sambutan hangat dari Malaysia selain rangkaian kegiatan yang seru. Di sana, kami diprioritaskan selain diberikan pengalaman yang menyenangkan. Setiap momen di Malaysia membuat kami bahagia!” Salah satu daya tarik acara tersebut adalah suasana positif dan keramahan yang ditampilkan oleh Tanggapan Santika. Mengikuti kegiatan ARSIA adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Saya hanya tahu tentang kebudayaan Indonesia karena ARSIA. Namun, berkatnya, saya menemukan bahwa kebudayaan Malaysia tidak kalah menarik dan keren dibandingkan dengan kebudayaan Indonesia. Pengalaman ini benar-benar meningkatkan pemahaman saya tentang keanekaragaman budaya di wilayah ini.”

ARSIA tidak hanya mengajarkan tentang kebudayaan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mahasiswa mendapatkan banyak pengalaman bermanfaat secara pribadi. Berteman dengan orang-orang dari Malaysia membawa mahasiswa ke dalam percakapan yang menyenangkan dan memperluas perspektif. Dengan tinggal di satu tempat bersama teman-teman Malaysia, memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran secara lebih luas. Dan dapat berbicara tentang perbedaan dan persamaan antara Indonesia dan Malaysia dalam suasana yang akrab. Ini benar-benar menjadi perjalanan berharga dan tak terlupakan yang menghasilkan pertemanan dan kebudayaan lintas batas.

Menginspirasi Lewat Prestasi

Sekolah MAPRES 2024 kembali memunculkan bintang-bintang muda yang tak hanya berprestasi namun juga menginspirasi. Salah satunya adalah Muhammad Fayyadh Rasyid Muziffar, mahasiswa Desain Produk Industri

Selamat Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus

Selamat Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus! Semoga sukacita dan damai-Nya senantiasa menyertai kita dalam perayaan ini. Mari kita rayakan kemenangan-Nya dengan penuh syukur dan kasih.