Tasikmalaya – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, para dosen PGPAUD UPI Tasikmalaya dipercaya sebagai narasumber dalam kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG) untuk jenjang TK, SD, dan SMP yang dilaksanakan dalam tiga sesi pada tanggal 20–22 Mei 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tasikmalaya dan diikuti oleh sekitar 50 peserta setiap sesinya, yang merupakan perwakilan guru dari berbagai satuan pendidikan. Acara dimulai setiap hari pada pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan fokus pembahasan pada penguatan kompetensi inti guru.
Hari pertama dibuka oleh Dr. Dadan Nugraha, M.Pd., yang mengajak peserta menyelami esensi kompetensi pedagogik dan profesional guru. Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis kebutuhan peserta didik serta penguatan identitas profesional guru di era digital.
“Guru yang hebat bukan hanya mengajar, tapi menginspirasi dan menumbuhkan,” ujar Dr. Dadan dalam salah satu sesi interaktifnya yang disambut antusias oleh para peserta.


Hari kedua menghadirkan nuansa reflektif yang mendalam. Fauziah Syarifatul Huriyah, M.Psi., Psikolog, membawakan materi tentang kompetensi kepribadian, menyentuh sisi personal guru sebagai insan pembelajar. Para peserta diajak memahami pentingnya stabilitas emosi, integritas moral, serta kekuatan kepribadian dalam membangun kepercayaan di ruang kelas.
Salah satu peserta menyebut sesi ini sebagai “momen bertumbuh untuk mengenal kembali jati diri sebagai guru yang berjiwa besar dan penuh cinta.”
Puncak kegiatan ditutup oleh Dr. Gilar Gandana, M.Pd., Ketua Prodi PGPAUD UPI Tasikmalaya, yang membahas pentingnya kompetensi sosial dalam profesi guru. Ia menekankan bahwa guru perlu menjadi jembatan antara peserta didik, orang tua, serta masyarakat melalui komunikasi empatik dan kolaborasi yang sehat.
“Kompetensi sosial bukan hanya tentang bagaimana kita berinteraksi, tapi bagaimana kita membangun ekosistem pendidikan yang manusiawi dan inklusif,” jelas Dr. Gilar.
Kegiatan Penilaian Kinerja Guru ini merupakan bagian dari penguatan mutu pendidikan melalui sinergi antara dunia akademik dan praktis. Para dosen PGPAUD UPI Tasikmalaya tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan contoh praktik baik berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman lapangan.
Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya mengapresiasi keterlibatan UPI Tasikmalaya dalam kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam pengembangan kapasitas guru di daerah. Para peserta pun memberikan respons positif atas materi yang disampaikan, karena dinilai aplikatif dan relevan dengan kebutuhan aktual di sekolah.
Melalui kegiatan ini, Kampus UPI Tasikmalaya, khususnya Prodi PGPAUD, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru sebagai bagian dari tanggung jawab tridharma perguruan tinggi. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala sebagai upaya berkelanjutan dalam memajukan kualitas pendidikan di Tasikmalaya dan sekitarnya.


