LAPORAN KEGIATAN EDU GLOBAL CONNECT 2025 KAMPUS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA DI TASIKMALAYA DI MALAYSIA

Senin, 13 Oktober 2025 rombongan pemberangkatan Kampus UPI Tasikmlaya pada pukul 02.10 WIB tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan bertemu dengan rombongan pemberangkatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi untuk melaksanakan penerbangan menuju KLIA Bersama-sama. Penerbangan dilaksanakan pada pukul 05.00 WIB dengan durasi kurang lebih 2 jam. Saat tiba di KLIA kami bertemu rombongan Kampus UPI Sumedang dan dijemput oleh pihak UiTM menuju kolej Kampus UiTM untuk beristiurahat dan Bersiap untuk kegiatan di hari berikutnya.

Selasa, 14 Oktober 2025, seluruh mahasiswa UPI Tasikmalaya mengikuti Workshop Traditional Games di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, yang dipandu oleh beberapa mahasiswa UiTM. Kegiatan berlangsung dari pukul 14.15 hingga 17.00, workshop ini bertujuan memperkenalkan budaya serta permainan tradisional Malaysia. Workshop diawali dengan briefing dan kegiatan memilah biji-bijian yang telah dicampur, kemudian dilanjutkan dengan sistem permainan pos, di mana peserta berpindah dari satu pos ke pos lainnya untuk memainkan permainan tradisional seperti Jentik Warisan, Terbang Bulu Helang, Batu Purba, dan Tuju Rimau Bayang. Namun, karena hujan dan mobilitas yang terhambat, dua permainan yaitu Garis Sakti Rimba dan Kawah Usang Berapi tidak dapat dilaksanakan. Meskipun demikian, kegiatan tetap berlangsung seru dan interaktif, menumbuhkan semangat kebersamaan serta mempererat hubungan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia.

Selasa, 14 Oktober 2025, seluruh mahasiswa UPI Tasikmalaya mengikuti Workshop Sulam antarbangsa di Studio Seni Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, sebagai bagian dari kegiatan Edu Global Connect. Kegiatan yang dipandu oleh Mr. Muhammad Adi Shahmi Khalid ini bertujuan memperkenalkan batik Malaysia kepada peserta. Workshop berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 dengan rangkaian kegiatan berupa pengenalan batik Malaysia, sesi tanya jawab interaktif, dan praktik mewarnai motif batik yang hasilnya dapat dibawa pulang. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar tentang estetika batik Malaysia, tetapi juga memperkaya pengalaman budaya serta mempererat hubungan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia.

Pada tanggal 15 Oktober 2025, mahasiswa Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Tasikmalaya melaksanakan kegiatan 3D Printing. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Program Studi S1 S2 PGSD dibimbing para mahasiswa dari UiTM membuat desain keychain (gantungan kunci) menggunakan sebuah mesin khusus. sebelumnya mahasiswa S1, S2 PGSD diminta membuat desain keychain nya sendiri melalui aplikasi khusus. Setelah desain selesai, hasil karya mahasiswa akan dicetak langsung menggunakan mesin 3D printer.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas para calon guru serta memperkenalkan pada mereka pada teknologi inovatif abad ke-21, yang nantinya akan bermanfaat sebagai media pembelajaran dan membantu kita sebagai calon guru, jika nantinya ketika seorang guru harus menunjukan sebuah benda yang konkrit ketika dalam belajar mengajar. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa tampak antusias saat membuat desain keychain mereka sendiri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kampus UPI di Tasikmalaya berbagi pengetahuan tentang teknologi modern. dan menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan untuk menjadi wadah  kreatif dan inspiratif.

15 Oktober 2025 — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan bermain permainan tradisional indonesia di Sekolah Kebangsaan (SK) Bukit Cerakah, Malaysia.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PGSD Kampus UPI di Tasikmalaya memperkenalkan berbagai permainan tradisional khas Indonesia, seperti bekel, boy boyan, orai oraian, dan gatrik kepada anak-anak SK Bukit Cerakah. Melalui permainan ini, anak-anak diperkenalkan permainan tradisional indonesia, sekaligus mengenal nilai-nilai budaya dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Mahasiswa UPI berperan aktif sebagai fasilitator permainan, sedangkan anak-anak tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Mereka belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan kejujuran melalui aktivitas bermain yang menyenangkan.

Nilai-nilai Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Salah satu guru SK Bukit Cerakah mengungkapkan apresiasinya atas semangat mahasiswa Indonesia dalam berbagi keceriaan dan edukasi lintas budaya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa UPI Tasikmalaya tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga menjalin hubungan persahabatan dan saling menghargai antarbangsa. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pendidikan dan kebudayaan dapat menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan global.

SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Kegiatan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan wawasan global, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa serta dosen. Melalui partisipasi dalam kegiatan internasional ini, peserta memperoleh pengalaman belajar lintas budaya dan memperluas perspektif akademik yang berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia.

SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari penguatan kolaborasi internasional antara Universitas Pendidikan Indonesia dan institusi pendidikan di Malaysia. Melalui kerja sama ini, terbangun jejaring akademik yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (PGSD/TP)