Tasikmalaya, 18 September 2025 – Program Studi Kewirausahaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya sukses menyelenggarakan kegiatan TED (Tasikmalaya Entrepreneurship Day) di Aula Gedung C Dewi Sartika dengan tema “Designing Success: Business, Experience and Impact.” Acara ini menghadirkan narasumber nasional maupun internasional, serta dihadiri oleh mahasiswa lintas angkatan sebagai upaya membangun wawasan kewirausahaan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Kewirausahaan, Azizah Fauziyah, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa bisnis bukan sekadar mengejar kesuksesan finansial, melainkan juga tentang pengalaman dan dampak sosial. “Harapan saya, kegiatan TED ini dapat melahirkan wirausahawan yang bukan hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga mampu memberi dampak positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Lutfi Nur, M.Pd., M.M., selaku Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Penjaminan Mutu Kampus UPI Tasikmalaya, mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran inovatif di luar kelas. “Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan seperti TED untuk merancang masa depan, membangun jejaring internasional, serta meningkatkan kompetensi, baik melalui pelatihan kewirausahaan, publikasi, maupun program pertukaran mahasiswa,” ungkapnya.

Inspirasi dari Uzbekistan hingga Generasi Muda Indonesia
Sesi materi pertama dibawakan oleh Azamatilla Kudratillaev, alumni S2 UPI asal Uzbekistan. beliau membagikan perjalanan kariernya di dunia perhotelan hingga akhirnya membangun usaha sendiri. Menurutnya, kunci kesuksesan bisnis terletak pada manajemen sumber daya, risk management, dan kemampuan membangun tim. Ia juga menyoroti potensi ekonomi Uzbekistan, terutama di sektor energi, agribisnis, dan pariwisata, yang terbuka bagi wirausaha muda dengan jejaring internasional.

Materi kedua menghadirkan pengalaman M. Bagas Dwiwicaksono dan Wita Nurmala dari komunitas Almaz FC. Bagas menekankan pentingnya mental tahan banting dalam bisnis, sementara Wita mengajak generasi muda menjadi “youth impactful” dengan membangun mindset finansial sehat serta mengembangkan koneksi, kreativitas, dan kontribusi sosial. Mereka menegaskan bahwa modal utama seorang wirausahawan bukan hanya uang, tetapi juga keterampilan dan jejaring.
Mendukung SDGs Melalui Kewirausahaan
Kegiatan TED 2025 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): menghadirkan pembelajaran kewirausahaan yang inovatif.
- SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): mendorong mahasiswa menciptakan lapangan kerja baru melalui bisnis berkelanjutan.
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): memperluas kolaborasi internasional dengan narasumber dan jejaring global.
Melalui TED, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai strategi bisnis, memahami pentingnya pengalaman pengguna, serta membangun kesadaran akan dampak sosial sebuah usaha. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas jejaring antara mahasiswa, pengusaha, mentor, dan komunitas bisnis sehingga membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, TED 2025 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa Kampus UPI Tasikmalaya untuk melangkah lebih jauh, mencetak wirausahawan muda yang kompetitif, kreatif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat global. (Entre/HAZ)


