Tasikmalaya — Jumat, 12 Juli 2025 menjadi hari yang istimewa bagi sivitas akademika Program Studi S1 PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya. Bertempat di Aula Lantai 5 UPI Tasikmalaya, digelar seminar kolaboratif bersama Children House Montessori Tasikmalaya yang mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Unggul melalui Metode Montessori”. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian sekitar 200 peserta, yang terdiri dari mahasiswa Program Studi S1 PGPAUD, para orang tua, dan pendidik PAUD se-Tasikmalaya.
Seminar ini menjadi ruang reflektif sekaligus edukatif yang sangat relevan, terutama dalam konteks transformasi pendidikan anak usia dini di era global dan digital saat ini. Suasana penuh antusiasme mewarnai seluruh rangkaian acara, mulai dari awal hingga akhir kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para dosen Program Studi S1 PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya, termasuk Ketua Program Studi, Dr. Gilar Gandana, S.Pd., M.Pd., yang memberikan sambutan hangat dan penuh apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah berhasil menghadirkan kegiatan semeriah ini. Seminar ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ruang bermakna bagi mahasiswa, guru, dan orang tua untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap pendidikan anak usia dini yang berkualitas,” ujar Dr. Gilar Gandana, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya.

Seminar ini menghadirkan narasumber istimewa, Ursula Rebecca, Dipl. Montessori, seorang Montessori Trainer sekaligus Chief Operating Officer Sunshine Teachers’ Training. Dalam sesi berdurasi dua jam yang padat dan inspiratif, Ursula membagikan pengetahuan mendalam seputar filosofi dan praktik pendidikan Montessori, yang memberikan wawasan baru bagi seluruh peserta dalam memahami pendekatan pembelajaran yang holistik dan berpusat pada anak.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Program Studi S1 PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui peningkatan kapasitas pendidik dan pemangku kepentingan di bidang PAUD, seminar ini turut berkontribusi dalam upaya menyediakan pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi semua anak sejak usia dini.

Peserta diajak untuk memahami sejarah, filosofi, serta prinsip dasar pendekatan Montessori, termasuk lima area utama dalam kurikulum Montessori untuk anak usia 3–6 tahun. Tidak hanya itu, seminar ini juga menggali lebih dalam mengenai karakteristik perkembangan anak, peran penting orang dewasa dalam proses pembelajaran, serta strategi menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
“Saya sangat senang dapat berbagi ilmu dalam seminar Montessori ini. Harapannya, wawasan yang diperoleh hari ini dapat membantu para peserta memahami keunggulan metode Montessori dalam mempersiapkan anak menghadapi kehidupan dan menumbuhkan keterampilan abad ke-21,” tutur Ursula Rebecca dengan penuh semangat.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, interaksi yang hangat, serta diskusi yang kaya selama sesi berlangsung. Banyak orang tua mengaku semakin termotivasi untuk mengadaptasi pendekatan Montessori di lingkungan rumah, sementara para mahasiswa merasa tercerahkan dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pendekatan pembelajaran yang berbasis pada tahap perkembangan anak.
Kegiatan ini bukan sekadar seminar biasa, melainkan menjadi jembatan ilmu yang memperkuat sinergi antara kampus, dunia profesi, dan masyarakat dalam upaya memajukan pendidikan anak usia dini. Ke depannya, Program Studi S1 PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan kolaboratif serupa yang berdampak luas, transformatif, dan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan.

Dengan mengusung semangat kolaborasi dan inovasi, seminar ini menjadi tonggak awal lahirnya gerakan pendidikan anak usia dini yang lebih inklusif, holistik, dan relevan dengan tuntutan zaman. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam upaya mewujudkan generasi unggul sejak usia dini, yang siap menghadapi tantangan abad ke-21 dengan bekal keterampilan, karakter, dan kecerdasan yang seimbang. (RAF/HAZ)


