Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dukung Rencana Smart Classroom UPI Lewat CSR BNI

Tasikmalaya, 30 September 2025 – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menggelar rapat dengar pendapat umum (audiensi) bersama Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tasikmalaya. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat 1 Gedung DPRD tersebut membahas peluang sinergi dan dukungan program corporate social responsibility (CSR) dari Bank Negara Indonesia (BNI) untuk pembangunan smart classroom sebagai bagian dari pengembangan mutu pendidikan di Kota Tasikmalaya.

Audiensi ini dihadiri oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, perwakilan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Direktur Kampus UPI Tasikmalaya, Wakil Direktur Bidang Sumber Daya dan Kemitraan, Dosen dan Tenaga Kependididkan Kampus UPI Tasikmalaya. Dalam kesempatan itu, Direktur Kampus UPI Tasikmalaya memaparkan rencana pengembangan smart classroom yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital. Direktur Kampus UPI Tasikmalaya berharap audiensi ini menghasilkan dukungan dari pemerintah khususnya dari pihak DPRD Kota Tasikmalaya agar tujuan pembangunan smart classroom dapat tercapai.

Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menyambut baik gagasan tersebut. Mereka menegaskan komitmennya untuk mendorong secara maksimal agar program CSR dari BNI dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan smart classroom. “Pendidikan adalah fondasi pembangunan daerah. Dengan adanya smart classroom, diharapkan proses belajar-mengajar semakin inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. DPRD tentu siap mengawal program ini agar bisa terealisasi,” ujar salah satu anggota Komisi IV.

DPRD menilai, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia usaha sangat penting untuk menghadirkan terobosan di bidang pendidikan. Jika terealisasi, smart classroom UPI Tasikmalaya tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika kampus, tetapi juga dapat menjadi model pengembangan pendidikan modern di Kota Tasikmalaya.

Selain itu, program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam upaya memastikan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berbasis teknologi untuk menunjang kualitas pembelajaran di masa depan. (AK/HAZ)