Saat Siswa Mengajar AI: UiTM Malaysia Gelar Workshop Generative AI di Ballroom Kampus UPI Tasikmalaya

Tasikmalaya, 15 September 2026 — Memasuki hari kedua International Visiting Scholar and Academic Exchange Program, Ballroom Kampus UPI Tasikmalaya berubah menjadi ruang kelas raksasa untuk workshop bertajuk “Beyond the Prompt: Transforming Learning with Generative AI”, yang dibawakan oleh Syamimi Syamilah Rozali dari Fakulti Pendidikan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian Outbound International Visiting Scholars and Students Mobility Program antara UPI Kampus Tasikmalaya dan UiTM Malaysia pada 14–16 September 2026.

Peserta workshop berfoto bersama di Ballroom Kampus UPI Tasikmalaya sebelum sesi dimulai.

Syamimi membuka sesi dengan mengenalkan konsep dasar generative AI, lengkap dengan contoh penerapannya yang sudah lazim dipakai sehari-hari, mulai dari ChatGPT dan Claude untuk teks, Midjourney dan DALL·E untuk gambar, Dola AI dan Sora untuk video, hingga Copilot dan Claude Code untuk pemrograman.

Syamimi Syamilah Rozali memaparkan materi Generative AI di hadapan peserta workshop di Ballroom Kampus UPI Tasikmalaya.

Bagian yang paling banyak menyita perhatian peserta datang justru dari ide yang terdengar sederhana: membalik posisi guru dan murid. Dalam latihan yang dipandu Syamimi, siswa berperan sebagai pengajar, sementara AI berperan sebagai murid yang mesti diyakinkan. Menurutnya, cara ini membuat pemahaman siswa terhadap suatu konsep lebih mudah diukur, karena terlihat langsung dari bagaimana mereka menjelaskan, bukan sekadar menjawab pertanyaan.

Ia juga menunjukkan cara memecah sebuah konsep pelajaran menjadi beberapa potongan video berdurasi sepuluh detik, lalu menggabungkannya menjadi satu video pembelajaran utuh menggunakan Dola AI. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang dipaparkan, sebagian besar bahkan langsung mencoba merancang prompt mereka sendiri di sela sesi berlangsung.

Peserta antusias mengikuti sesi tanya jawab dalam workshop Generative AI bersama Syamimi Syamilah Rozali.

Sesi tanya jawab berlangsung cukup hidup menjelang penutupan, dengan sejumlah peserta menanyakan penerapan generative AI untuk mata pelajaran lain di luar sains.

Suasana kian cair menjelang penutupan, ketika dua mahasiswi tampil memimpin jargon dan tepuk tangan berirama di depan seluruh peserta. Sontak seisi ballroom pun bertepuk tangan dan bersorak mengikuti aba-aba yang diberikan, mengusir kantuk dan membuat sesi penutup terasa jauh dari kesan formal.

Dua mahasiswi memimpin jargon dan tepuk tangan berirama menjelang penutupan workshop Generative AI di Ballroom Kampus UPI Tasikmalaya.

Peserta kompak mengikuti jargon dan tepuk tangan yang dipandu dari atas panggung.

Workshop ini melengkapi rangkaian International Visiting Scholar and Academic Exchange Program yang sebelumnya juga menghadirkan workshop STEM, Ethno-STEM, dan Generative AI berbasis Google AR, sekaligus menegaskan komitmen Kampus UPI Tasikmalaya dan UiTM Malaysia dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di bidang Pendidikan Berkualitas (SDG 4) dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Tim Humas Kampus UPI Tasikmalaya