Tasikmalaya (02/05/2025) – Keluarga Besar Kampus UPI Tasikmalaya menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2025. Upacara dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta guru dan siswa Labschool Kampus UPI Tasikmalaya.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Keuangan dan Umum (Dr. Elan, M.Pd.) menyampaikan amanat. Pertama, beliau menyampaikan pesan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ini harus senantiasa menjungjung tinggi nilai-nilai Pancasila baik dalam kehidupan di lingkungan keluarga, tempat kerja dan masyarakat. Kehadiran dan kontribusi sivitas akademika menjadi hal yang mendasar agar kampus tumbuh dengan baik bahkan unggul. “tidak ada lagi dosen maupun tenaga kependidikan yang bolong akan kehadiran”. Pungkasnya.
Selain itu, Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Keuangan dan Umum Kampus UPI Tasikmalaya juga menyampaikan amanat Hari Lahir Pancasila tahun 2025. Pertama, Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan Makmur”. Kedua, “kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila”. Ketiga, “Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan”.

Harapan besar agar kita selalu berusaha bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara.
Pancasila adalah kita.
Pancasila milik semua.
Dari Pancasila, untuk Indonesia.
(HAZ)


