Internalisasi Budaya Bangsa melalui Workshop Seni Terpadu Berbasis Permainan Tradisional Sasalimpetan di Sekolah Indonesia Riyadh (Arab Saudi)

Salam Budaya!

TIM PKM UPI Tasikmalaya yang diketuai oleh Rosarina Giyartini, M.Pd, dengan anggota Anggit Merliana, M.Pd, Dwi Alia, M.Pd, Anggi Maulana Rizqi, Dipl. Lc, MA. M.Pd, dan Tb. Moh. Irma Ari Irawan, M.Pd, serta dua mahasiswi, Sofi Mutiara Insani dan Sarah Selawati menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) pada tanggal 13 Juli s.d. 16 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai budaya Indonesia kepada peserta didik melalui workshop seni terpadu menggunakan permainan tradisional Sasalimpetan sebagai sarana pendidikan. Selain menjaga warisan budaya bangsa, kegiatan ini juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan perkelanjutan (SDGs), khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat karakter peserta didik di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR).

Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) di Arab Saudi merupakan salah satu Sekolah Indonesia Luar Negeri yang menghadapi tantangan dalam menjaga identitas budaya Indonesia di tengah pengaruh budaya lokal. Masuknya pengaruh budaya asing menekankan pentingnya upaya konkret untuk memperkuat jati diri kebangsaan peserta didik. Sebagai solusi, workshop seni terpadu berbasis kaulinan barudak (permainan tradisional anak) menjadi sarana efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai budaya Indonesia. Melalui kegiatan ini, model kemitraan dan kolaborasi PkM yang berkelanjutan dapat dibangun, tidak hanya untuk mengatasi tantangan yang dihadapi SIR, tetapi juga untuk memperkuat peran UPI di kancah internasional. Ini sejalan dengan visi dan misi universitas dalam pengamalan disiplin ilmu yang inovatif serta berakar pada kearifan lokal.

Kegiatan disambut dengan baik oleh Kepala sekolah SIR Bapak Mustajib, S.Pd., M.Pd dan para guru, yang menyatakan apresiasi atas upaya kolaboratif yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.  Kegiatan ini mengangkat permainan tradisional sasalimpetan sebagai bagian dari warisan budaya Sunda, untuk mengedukasi peserta didik mengenai nilai-nilai luhur budaya Indonesia. Adapun aktivitas yang dilakukan diantaranya pemahaman pengetahuan tentang kaulinan barudak (sasalimpetan) dan kearifan lokal yang ada di dalamanya, praktik mewarnai gambar kaulinan barudak (sasalimpetan), pengetahuan tentang lagu daerah sesuai konteks kaulinan barudak (sasalimpetan), bermain kaulinan barudak (sasalimpetan), pelatihan tari berbasis kaulinan barudak (sasalimpetan), dan pagelaran hasil workshop. Peserta kegiatan peserta didik terduri dari SD kelas 4 dan 5, SMP kelas 7 dan 8, SMA kelas X dan XI serta pengurus OSIS sebagai tugas pendamping. Kegiatan berjalan dengan baik dan menyenangkan. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap kegiatan, karena mereka tidak hanya diajak untuk mengenal budaya tradisional Indonesia, tetapi juga ikut aktif dalam melestarikannya melalui kegiatan kreatif dan interaktif. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, memperkaya wawasan peserta tentang kekayaan budaya Indonesia meskipun berada di luar negeri.

Penguatan materi budaya Nusantara melalui kegiatan yang menarik dan relevan, peserta didik diharapkan lebih menghargai dan mencintai budaya Indonesia, membentuk jati diri yang kuat sebagai bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, UPI tidak hanya berhasil menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga semakin mengukuhkan perannya sebagai universitas yang berkomitmen pada pelestarian dan pengamalan kearifan lokal di panggung internasional. Harapannya, program ini dapat berlanjut dan menjadi model kemitraan yang berkelanjutan di masa mendatang, sehingga budaya Indonesia terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda di seluruh penjuru dunia. Semoga program ini tidak hanya menjadi langkah awal dalam memperkuat jati diri bangsa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus mengembangkan kerja sama internasional yang berfokus pada pelestarian budaya. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, kita berharap budaya Indonesia akan terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang, di mana pun mereka berada. (SMI)